05 January, 2012

Secret Admirer

Jam 5.00
kesiangan.
Lagi oles-oles mentega di roti.
(do...do..do..do...re...re..re..re...mi...mi..mi.. *ringtone doremi*)

Private number
Calling...

Gw: (dalam hati) wah si 'pembunuh' itu lagi.
Gw: halo... *sambil oles-oles mentega*
'Pembunuh': Asti ya?
Gw: ya? *masih sibuk oles-oles mentega*
'Pembunuh': I love you.
...klik... *telpon lsg diputus*
Gw: eh...*taro telpon lanjut oles-oles mentega*

VOILA! Roti gandum isi abon ayam udah jadi.
Laper.

03 January, 2012

Fave Quotes #1

Twenty years from now you will be more disappointed by the things

that you didn’t do than by the ones you did do.

So throw off the bowlines.

Sail away from the safe harbor.

Catch the trade winds in your sails.

Explore.

Dream.

Discover.

 

– Mark Twain –

 

Jalan Terbaik

Semua telah berakhir

Tak mungkin bisa dipertahankan

Hanya luka jika kita bersama

Karma jalan ini memang berbeda

Semua yang terjadi

tak akan kembali

jalan kita memang berbeda

Namun hati ini tak ingin kembali

 

Ku yakin kita akan bahagia

Tanpa harus selalu bersama

Tak perlu di sesali

Tak usah di tangisi

 

Ku yakin ini jalan terbaik

Walau kita tak lagi berdua

Tak perlu disesali

Tak usah ditangisi

 

 

Seventeen

19 November, 2011

Ichiban

Apapun judulnya jangan pedulikan

Tidak ada hubungannya.

Apapun rajukan saya jangan pedulikan

Tidak ada hubungannya.

Apapun kata kasar saya jangan pedulikan

Tidak ada hubungannya.

Apapun kata manis saya jangan pedulikan

Tidak ada hubungannya

Berapapun air mata tertumpah jangan pedulikan

Tidak akan menenggelamkan

Apapun itu jangan pedulikan

Tetaplah maju.

 

Ketika pohon kebahagiaan dipindahkan

In hope you’re on the other side talking to me to

19 September, 2011

Cilo (baca: Siro)

Saya tahu tentang sepeda lipat sejak saya duduk di bangku Sekolah Dasar. Dulu pertama kali lihat sepeda lipat di masjid dekat rumah. Kala itu terpesona banget. Dulu berpikir enak sekali punya sepeda lipat, bisa dibawa kemana-mana. Lipat, bisa masuk ke dalam angkot atau bis. Hahay… Dalam hati suatu saat nanti saya pasti punya sepeda lipat.

 

Keinginan mempunyai sepeda lipat muncul lagi 2 tahun belakangan ini. Sejak teman kerja saya membeli dan dipakai berangkat kerja walau tidak setiap hari. Sempat cari-cari, lihat-lihat di website toko sepeda online. Eh ada juga tuh yang keren. Tapi kok harganya gak keren ya? Alias mahal. :p  Saya sampaikan keinginan saya ke ibu saya, dengan harapan mau menambahi kekurangan uangnya. Tapi kata ibu paling hanya DEMENYAR alias Demen pas Anyar atau Suka kalo masih baru aja. Akhirnya saya pikir ulang. Pikir lagi…pikir lagi… dan sampai gak kepikiran lagi ingin membeli sepeda lipat. ^^

 

Tiba-tiba minggu lalu saya berada di titik balik. Saya ingin menjadi agen perubahan setelah "terbakar" karena teman saya resign. Oke. Sampai waktunya nanti saya mendapatkan pekerjaan baru, saya akan menikmati hidup yang sudah seharusnya dijalani dengan senang hati dan enjoy. Saya ambil kursus bahasa inggris (lagi) dan saya berencana ambil sepeda MTB dari rumah yang cuma nongkrong di samping rumah tidak digunakan. Kasihan. Saya bilang ke ibu saya sebagai pemilik sah sepeda tersebut, kata Ibu sepedanya mau dibawa ke Semarang udah dicim adik saya. Kata Ibu lagi kalau mau yang sepeda mini. Wew… tak maulah saya. Capek. Tidak ada speednya. Akhirnya saya membulatkan tekad untuk membeli sepeda lipat berwarna orange. Saya selancar di dunia maya. Dari toko sepeda online satu ke toko sepeda online lainnya. Dan ditambah konsultasi ke seorang teman yang sudah lama memakai sepeda lipat.

 

Setelah browsing sana browsing sini saya menemukan beberapa sepeda lipat berwarna orange di toko sepeda online www.sepedagaya.com . Dari segi harga oke. Tidak lebih dari 2 juta. Tapi apa daya, setelah saya telpon ke www.sepedagaya.com untuk tipe yang saya maksud kosong. Akhirnya beralih ke www.tokosarana.com di Jatinegara. Alhamdulillah tidak ada juga. Hhahaha…karena saya teracuni oleh teman saya untuk membeli Downtube Nova. Dengan segala iming-iming bla..bla..bla… ahahahah.

 

Hari Sabtu(17/09/2011) saya pergi survei ke toko Sepedagaya di Kalibata dan Toko Sarana di Jatinegara. Lihat aslinya seperti apa sih sepeda yang saya maksud itu. Ternyata tidak begitu oke. Eh…begitu di sepeda gaya saya bingung lagi. Bimbang lagi. Karena temannya teman saya yang juga ikut pergi mencari sepeda. Dia mencari sepeda dengan spesifikasi 21 speed. Dan dia bilang untuk apa sepeda mahal-mahal. Begitu. Goyahlah tekad saya yang sudah bulat itu. Saya urungkan niat membeli Downtube Nova orange. Sebelumnya saya juga sudah melempar topik mencari Nova Orange di milis id-downtube, milisnya pengguna sepeda lipat Downtube. Ternyata ada yang mau menjual Downtube Nova orange seharga 2,4 juta, sebagai informasi harga sepeda baru dengan tipe yang sama adalah 2,7 juta. Kata si penjual baru satu kali pakai untuk keliling komplek. Waow…menggiurkan. Akhirnya saya japri dan nego, diberi harga 2,35 juta.

 

Keesokan harinya, Minggu (18/09/2011) sore saya dan teman saya pergi menjemput Downtube. Ternyata masih mulus. Secara baru satu kali pakai saja. Deal. Saya bayar. Dan akhirnya saya bawa pulang si Orange. Hurraaayyyy… ^_^v Besok minggu depan (25/09/2011) saya akan test drive. Pas banget ama Car Free Day di Bekasi. Ayeee… heheheh…

 

Yuk bersepeda!!

 

 

Agen Perubahan

By:

06 September, 2011

percakapan diam-diam

Hei..ramai sekali percakapan di pikiranku.
Sepertinya aku kenal suara itu.
Itu kan... Aku.
Dan... Aku.
Mereka membicarakan tentang Aku.

#galau

25 August, 2011

Bacot LO!!

Tadi pagi menonton berita di televisi tentang para mahasiswa yang mendemo kedatangan kunjungan safari ramadhan bapak Presiden ke suatu daerah dengan tuntutan pemberantasan korupsi. Gimana ya? Saya jadi antipati terhadap mahasiswa yang kerjanya demo mulu. Tanpa pernah melihat ke dirinya sendiri. Apakah mereka tidak pernah korupsi? Apakah korupsi itu hanya berbentuk uang yang jumlahnya beratus-ratus juta, bermiliar-miliar bahkan bertriliun-triliun? Korupsi itu juga bisa berbentuk korupsi waktu.

 

Berapa banyak waktu yang mereka buang untuk demo yang seharusnya adalah waktu untuk mengikuti kelas kuliah? Berapa banyak waktu yang mereka korupsi untuk datang terlambat datang ke kelas kuliah demi sebentar saja mengikuti kuliah? Berapa banyak? Berapa banyak uang kuliah yang mereka gunakan bukan untuk keperluan kuliah? Ah bull shit dengan segala demo-demo itu jika sejak di bangku pendidikan saja mereka seperti itu.

 

Iya saya tau penting adanya demo itu untuk mengingatkan pemerintah untuk memberantas korupsi sampai tuntas. Tapi sebaiknya bukankah dimulai dari nol…eh… dimulai dari diri sendiri. Memberantas “korupsi-korupsi” yang ada di diri mereka. Betul begitu? Gak setuju juga gpp.

 

Saya mungkin omdo sekali dengan tulisan ini. Tapi paling gak saya berusaha untuk mengurangi korupsi-korupsi waktu tersebut. Tapi emang agak susah sih. Yah namanya juga usaha. ^^

 

Mari berubah menuju yang lebih baik lagi. SEMANGAT BERUBAH!!!