11 November, 2009

Start Count Down... #1

7 hari lagi.

Yup 7 hari lagi dia akan pergi menjemput impian barunya. Tentu saja lebih indah dari sekarang. Dia yang sudah bersamaku selama dua tahun ini. Ngikik bareng. Tempat sampah gue. Tempat ngeluh gue. Ngobrolin hal-hal gak penting. Hhh… gue rasa gue gak sanggup nerusin tulisan ini. Cukup dulu. Dah mau nangis. T_T

10 November, 2009

Ohayou Godainmasu...eh...Gozaimasu... ^^

Selamat pagi

Selamat pagi

dan

Selamat pagi

 

Kedengerannya semangat bukan? Yup sedang berusaha menyemangati diri sendiri yang sejak kemarin hingga hari ini diliputi mendung. Halah…^^ enaknya ngapain ya pagi-pagi gini? Malah sibuk posting blog yang gak jelas n gak penting. Hueheheh…

 

Ah iya… SELAMAT HARI PAHLAWAN!!! Hari ini 10 November bukan? Wah..wah…kalo gue bilang begini ke temen-temen gue, bisa-bisa makin melekat aja predikat ‘PRASEJARAH’ dan ‘PRASASTI’-nya di diri gue. Ngomong-ngomong soal PAHLAWAN, setiap masing2 orang pasti punya seseorang yang mereka anggap pahlawan mereka. Bukan hanya pahlawan yang memperjuangkan kemerdekaan atau reformasi ya. Tapi dalam segala hal. Pahlawan di hidup mereka. Duh..pagi-pagi bahasannya berat banget ya. ^^ Seperti seorang anak yang mengidolakan Superman sebagai pahlawannya, karena dia kuat, jago, suka menolong orang lain. Atau seseorang yang sedang mengalami kesusahan dan menganggap orang yang menolongnya adalah pahlawan baginya.

 

Apakah kalian sudah menjadi pahlawan bagi diri kalian masing-masing? Yang menyelamatkan kalian dari perbuatan-perbuatan buruk? Dari hal-hal yang salah? Dari perasaan-perasaan bersalah yang mengungkung kalian selama hidup? Dari perasaan sedih? (sumpeee…beraaattt banget tulisan gue kali ini…)

 

Menurut gue menjadi pahlawan itu gak perlu kuat, gak perlu jago, gak perlu badannya seperti Ade Rai. Gak perlu. Menyingkirkan pecahan kaca di jalan, menyingkirkan batu dari tengah jalan apalagi batunya segede rumah… hohohoo… ya iyalaaahhh…^^’. Sudah cukup heroik. Memberi sedekah bukankah juga sudah heroik sekali? Walau hanya sekedar memberi makan. Makan selama setahuunn… hueheheheh… jelasss….^^ Atau menanam satu pohon. Atau mematikan peralatan listrik yang tidak digunakan. Gue rasa itu juga udah jadi pahlawan.

 

Yup…marilah kita menjadi pahlawan. Pahlawan untuk diri sendiri dan juga orang lain.

 

Bahasan tentang pahlawan dicukupkan sekian. Ganti yang lain. Hmm… apa ya? Ya sudahlah. Dicukupkan juga tulisannya. Ngantuk….lho? huehehe… Mana mendung…dingin…enaknya tidur. ^^

 

Sudah ya. Waktunya bekerja kembali. I have to maintenance DSD. ^_^

 

09 November, 2009

[not] A Shocking News

Huufft…

Mendengar berita itu. Seketika kepala pening. Perut mual, eneg. Hhhh… jadi bingung, sedih, berasa oon, marah, gak rela. Campur aduk.

HUaaaa… Dah mau nangis neeeehhhhhhhhhh…….

Lagi2 perasaan sperti ini datang. Jaaahhh… Tar sore jadi nyanyi gak ya? Mood gue ilang seilang-ilangnya. Gue ijin sakit aja kali ya. Mu karoke kok ijin sakit. Hhh… gue titipin aja deh duitnya. Gue pulang. Tidur.

B.E.T.E

Pengen pulang cepeeeettttt….. hiks…

Koleksi Baruku


Yup..inilah koleksi buku baruku. See.. Koleksi yang aneh. Inipun blm semua buku yg gw pengenin gw dpt di pameran buku di JHCC tgl 8 nov 09. Penerbit buku yg gw pengenin gk ikut. Hmm..

Burlian-tereliye. Ini yg sebenernya target utama. Novel terbaru Bang Tere. Ceritanya tentang apa ya? Belum selesai dibaca. Tunggu aja reviewnya.

Braga n Kehidupan Sosial Batavia. Yah entahlah judulnya apa. Gw beli ini karena sehari sebelumnya, tepatnya malam minggu, gw pergi jalan Jakarta Heritage Night Trail bersama Kang Asep beserta anak2 KHI yg lain. Mendengarkan cerita sejarah masa lalu Batavia. What an interesting story. Jadi, pas ke stand Gramedia liat buku ini tanpa pikir panjang langsung gw ambil. Buku tentang Braga (Bandung) karena gw berencana jalan ke Bandung. Hunting foto bangunan2 jadul. Di Bandung kan banyak kali tuh. Sampai saat ini belum dibaca. Bukan prioritas. :-P

Negeri 5 Menara. Novel. Gw beli ini karena katanya ceritanya bagus. Entahlah. Kemungkinan gw pinjemin dulu ke temen. Hoho...

The Photo Book. Ngelongok di stand buku2 impor Etnobook. Mata gw tertumbuk pada rak Design and Photography. Langsung menuju ke pojokan. Selip2. Duh susah bgt. Bawaan gw dah berat soalnya. Dan sumpeh..bukunya bagus2. Tentang desain. Mantaph. Tapi begitu liat harganya. Nyengir aja. 500rb! Wah itu bisa jadi brp buku. :-P Lalu gw mendapati buku ini terjepit di antara buku2 besar dan berat. Kasian kan. Ya jadi gw selamatkan deh. The Photo Book. :-D

Sisanya adalah anak2 obralan 5rb dan 10rb. Tentang sains dan filsuf. Bacaan gw ribed banget.

Yap. Cukup sekian informasi koleksi buku terbaru gw. Bismillah semoga bermanfaat. Amin.

06 November, 2009

Makan malam hari ini


Inilah makan malam hari ini, BEBEK RICA-RICA. Niscaya akan berkeringat...shh.,ha...

Cinta dan Perkawinan Menurut Plato

Satu hari, Plato bertanya pada gurunya, "Apa itu cinta? Bagaimana saya bisa menemukannya?

Gurunya menjawab, "Ada ladang gandum yang luas didepan sana. Berjalanlah kamu dan tanpa boleh mundur kembali, kemudian ambillah satu saja ranting. Jika kamu menemukan ranting yang kamu anggap paling menakjubkan, artinya kamu telah menemukan cinta" Plato pun berjalan, dan tidak seberapa lama, dia kembali dengan tangan kosong, tanpa membawa apapun.

Gurunya bertanya, "Mengapa kamu tidak membawa satupun ranting?"
Plato menjawab, "Aku hanya boleh membawa satu saja, dan saat berjalan tidak boleh mundur kembali (berbalik)"
Sebenarnya aku telah menemukan yang paling menakjubkan, tapi aku tak tahu apakah ada yang lebih menakjubkan lagi di depan sana, jadi tak kuambil ranting tersebut. Saat kumelanjutkan berjalan lebih jauh lagi, baru kusadari bahwasanya ranting-ranting yang kutemukan kemudian tak sebagus ranting yang tadi, jadi tak kuambil sebatangpun pada akhirnya"

Gurunya kemudian menjawab " Jadi ya itulah cinta"

Di hari yang lain, Plato bertanya lagi pada gurunya, "Apa itu perkawinan? Bagaimana saya bisa menemukannya?"
Gurunya pun menjawab "Ada hutan yang subur didepan sana. Berjalanlah tanpa boleh mundur kembali (menoleh) dan kamu hanya boleh menebang satu pohon saja. Dan tebanglah jika kamu menemukan pohon yang paling tinggi, karena artinya kamu telah menemukan apa itu perkawinan"  Plato pun berjalan, dan tidak seberapa lama, dia kembali dengan membawa pohon. Pohon tersebut bukanlah pohon yang segar/ subur, dan tidak juga terlalu tinggi. Pohon itu biasa-biasa saja. 

Gurunya bertanya, "Mengapa kamu memotong pohon yang seperti itu?" 

Plato pun menjawab, "sebab berdasarkan pengalamanku sebelumnya, setelah menjelajah hampir setengah hutan, ternyata aku kembali dengan tangan kosong. Jadi dikesempatan ini, aku lihat pohon ini, dan kurasa tidaklah  buruk-buruk amat, jadi kuputuskan untuk menebangnya dan membawanya kesini. Aku tidak mau menghilangkan kesempatan untuk mendapatkannya"  Gurunyapun kemudian menjawab, "Dan ya itulah perkawinan" 

 

CATATAN - KECIL  :  Cinta itu semakin dicari, maka semakin tidak ditemukan. Cinta adanya di dalam lubuk hati, ketika dapat menahan keinginan dan harapan yang lebih. Ketika pengharapan dan keinginan yang berlebih akan cinta, maka yang didapat adalah kehampaan... tiada sesuatupun yang didapat, dan tidak dapat dimundurkan kembali. Waktu dan masa tidak dapat diputar mundur. Terimalah cinta apa adanya.

Perkawinan adalah kelanjutan dari Cinta. Adalah proses mendapatkan kesempatan, ketika kamu mencari yang terbaik diantara pilihan yang ada, maka akan mengurangi kesempatan untuk mendapatkannya, Ketika kesempurnaan ingin kau dapatkan, maka sia2lah waktumu dalam mendapatkan perkawinan itu, karena, sebenarnya kesempurnaan itu Sang Maha Pencipta adanya.

 

^mengingatkanku padanya yang pernah menceritakan kisah ini. Apa kabar? ^^

05 November, 2009

Kartu Ujian Yonkyu


Hueee...kartu ujian yonkyu dah dateng. Padahal lum belajar. Waduh...