1 dari 24
Dududs:
Minta 1 jam dari 24 jam hari elo susah banget ya?
Anjrit.
Sesibuk apa sih lo?
MG:
Lihatlah matahari pagi dan tersenyumlah.
Feeling so upset.
one step ahead for a better life
Dududs:
Minta 1 jam dari 24 jam hari elo susah banget ya?
Anjrit.
Sesibuk apa sih lo?
MG:
Lihatlah matahari pagi dan tersenyumlah.
Feeling so upset.
ditulis oleh
tita^_^
pada
7/13/2010 01:49:00 PM
0
komentar
Bwahahahaha… aduh… antara geli ama panik karena ketauan.
Insiden di pagi ini. Hihihihi…
Jam di dinding masih menunjukkan pukul 8.00, tapi mata udah gak sanggup buat melek. Akhirnya saya memutuskan untuk membuat kopi di pantry. Srupuuttt….udah dua tegukan. Dan seperti biasa abis ngopi pasti saya langsung pergi untuk menimbang berat badan di RR dengan timbangan digital. Jadi kan terlihat jelas tuh ampe koma2nya. Tapi entah hari ini gue lagi sial ato apa… baru aja gue naik tuh timbangan, pintu RR terbuka.
Kocak banget pagi ini. Antara panik, geli, terkejut. Aja-aja ada. Hiihihihihi… Sekarang rada malu ati kalo ketemu ato papasan ma dia. Huhuhuhuhu… ^_^’
ditulis oleh
tita^_^
pada
7/12/2010 09:38:00 AM
0
komentar
Cerita ini berkisah tentang Mei Ling yang sangat jujur dan polos. Dan karena kejujuran dan kepolosannya ini membuat peristiwa ini terlihat sangat lucu.
Mei Ling dan Suri pergi menghabiskan akhir pekan dengan mengunjungi Festival Jajanan Kecap Bango di Istora Senayan. Di Festival Jajanan Kecap Bango ini banyak sekali stand-stand makanan. Sampailah Mei Ling di stand makanan yang menurut dia aneh karena nama stand-nya, Warung Bubur Mang Oyo Tea. Masuklah dia ke stand tersebut.
Mei Ling : Mbak, Oyo Tea (baca: Oyo Ti) itu kaya’ apa ya?
Mbak Penjaga: Oyo Ti? Di sini gak ada Oyo Ti.
Mei Ling : Itu tulisan yang di luar, Oyo Ti.
Mbak Penjaga : Oh itu. Itu bukan dibaca Oyo Ti, Oyo Tea (bacanya pake logat Sunda). Ini Pak Oyo-nya. (sambil nunjuk bapak-bapak di sebelah dia)
^_^’’ pelisss deehhhh
Mei Ling : oh gituuu…(polos…)
Mei Ling : Trus bubur ayamnya istimewanya apa?
Mbak Penjaga : bla…bla…bla… (nyebutin isi bubur ayamnya)
Mei Ling : (dalam hati…oh kayak bubur ayam biasa aja ya) gitu ya mbak. Kalo gitu saya gak jadi beli deh. (ngeloyor pergi)
Bwahahahahahah…… terbayang
Hihihihi… this is the best story of Mei Ling. Like THIS!!! ^_^bb
ditulis oleh
tita^_^
pada
7/07/2010 12:01:00 PM
0
komentar
mengemasi
kemarahan
kekecewaan
kesedihan
dan segala rasa pahit
dalam kotak
...larung dalam samudera pelangi
*dudul inside*
ditulis oleh
tita^_^
pada
7/06/2010 01:00:00 AM
0
komentar
#1
Hujan kata belum juga reda
Ku sedang nikmati tiap tetes rinai
Berharap matahari tak segera mengusir pergi
lelakibudiman/170510 16:53
#2
Kata adalah gula dari segala gula
Namun terkadang serupa bisa
Menebar racun mematikan rasa
lelakibudiman/170510 17:01
#3
Ah…kenapa engkau selalu memaksaku
memilih kata?
Jangan membaca apa yang terbaca
tapi nikmati rasa
Ketika mengeja mencari makna
lelakibudiman/170510 17:09
#4
Aku berpuisi setiap hari segala musim
aku tak peduli
Bukankah kata tak bertepi
mampu menelusup segala
lelakibudiman/170510 17:13
#5
Puisi itu kopi hitam pekat
Membebaskan semua yang tertambat
Melancarkan apa yang tersumbat
lelakibudiman/170510 17:15
#6
Jangan pernah menunggu kiriman puisi untukmu
Lepaskan segala kata yang terendap di kepala
Bebaskan ia dari jebakan rima
Percayalah engkau bisa mencipta
lelakibudiman/170510 17:17
*ketika selalu bertanya kenapa nulis puisi melulu
ditulis oleh
tita^_^
pada
7/01/2010 07:28:00 AM
1 komentar
Akankah kita memahami makna pulang
ketika asal telah hilang?
Bagaimana memahami cinta
ketika setia terlupa?
lelakibudiman/170510 17:06
ditulis oleh
tita^_^
pada
7/01/2010 07:18:00 AM
0
komentar
Kapan terakhir kali kita bersama
menghitung gerimis yang malas?
Menunggu dengan cemas
membiarkan segala tanya mengendap dalam gelas
hingga tandas pun
kita tak juga meneraba deras
lelakibudiman/170510 14:22
ditulis oleh
tita^_^
pada
7/01/2010 07:04:00 AM
0
komentar
terima kasih m(_ _)m