20 November, 2006

AADB? (Ada Apa Dengan Bapak Satu Itu?)

Akhir-akhir minggu ini heboh akan kunjungan Presiden negeri Abang Sam, George W. Bush. Banyak sekali mahasiswa-mahasiswa, ormas-ormas yang berdemo alias unjuk rasa menolak Presiden Bush dengan berbagai macam bentuk poster bergambar maupun kata-kata cacian dan makian terhadap Bapak Satu Itu. Ada pula yang demo lebih nyeni secara teatrikal, ada pula yang main bakar-bakaran boneka Bush, bendera negara Bapak Satu Itu (untuk yang satu ini saya gak suka,coba misalkan bendera kita, bendera Merah Putih,dibakar orang lain merasa tersinggung dan terhina gak?), ada lagi yang menenung alias nyantet (emang mempan ya buat orang bule?)...banyak kali lah.

Persiapan dan pengamanan kunjungan Bapak Satu Itu juga gak kalah heboh. Dari membuat landasan helikopter ampe melarang tukang cukur rambut yang biasa mangkal di sekitar Kebun Raya Bogor beroperasi.(plis deh...cuma tukang cukur rambut di bawah puhun geto?!). Saya sempat membaca berita di koran mengenai komentar Wapres kita, Pak Yusuf Kalla, tentang demo menolak kunjungan Bapak Satu Itu. Pak Wapres bilang bahwa dikasihani saja Bapak Satu Itu kan gak pernah bisa tidur tenang.Jadi, butuh pengamanan dan pengawalan super ketat. (makanya..jadi orang jangan jahat-jahat amat...^^).Coba Bapak Satu Itu baik hati...gak bakalan kali didemo waktu mau berkunjung.Bukannya diSAMBUT malah diSAMBIT.

Banyak sekali kan mahasiswa-mahasiswa yang mendemo Presiden negeri Abang Sam, mereka menolak bahkan menentang keras. Tapi apakah mereka juga menolak produk-produk dari Abang Sam? Jangan cuma Presidennya yang didemo dan ditentang keras.Apa jangan-jangan mereka setelah demo, dalam perjalanan pulang mampir dulu (kan lapar dan haus tuh setelah teriak-teriak dan panas-panasan demo) makan minum di restoran siap saji KFC atau McDonald atau mo ngopi ke Starbucks? Wew...Kontras sekali kalau seperti itu. Percuma dunk.Berita tadi sore di RCTI, ternyata 55 persen usaha franchise atau waralaba di Indonesia berasal dari negeri Abang Sam.Sebagian besar adalah usaha waralaba di bidang makanan.Yang konsisten dong.

Karena Bapak Satu Itu sudah datang.Ya semoga kedatangan dan kunjungannya membawa sesuatu yang positif untuk kemajuan Indonesia.


MERDEKA!!!!
Keep On FIGHTING!!!

05 November, 2006

Soundtrack of My Life part 1

1. "Karena Ku Sayang Kamu (KKSK)" Dygta
Nora banget neh.Nor, knapa sih doyan banget ma lagu ini.Masih nyanyiin lagu ini klo pas mandi?Mesti ada apa-apanya neg?!!Hehehe...

2. "Tunggulah Aku di Jakarta" Sheila on 7
heuhueheu...jangan marah ya Noning.Mb ta gak bermaksud ngeledek kmu lho.harusnya kmu bangga, mb ta inget kmu terus lewat lagu ini.Emang perih banget ya klo denger lagu ini? (^^v piisss Ver..ampuunn)

3. Stinky alb. pertama
Hehehe...Apa kabar?

4. "When I Look Into Your Eyes" Firehouse alb. the best of
jadi inget kasetku yang ilang abis dipinjem sodaraku.hiks..padahal kan itu kenang-kenangan dari temenku,si Item, sebelum aku pindah,nglanjutin SMA di Jogja.

5. "Manja" Ada Band
jadi inget mb Uji', mb kos ku dulu.Gara-garanya mb Uji' ini denger temen satu kosku nyanyi ni lagu gak jelas.Ni lagu kan nada awalnya rendah banget "Manjaaa...." dah gitu karena hanya penyanyi kamar mandi,tau ndiri lah.Dan mb Uji' baru sadar klo ternyata yang dinyanyiin itu "Manja"-nya Ada Band setelah denger reff-nya.LOL.Dasar mb Uji'.

6. Marcel alb. pertama
Susi, temen kos ku, kaya'nya sukaaaaa banget ama lagu-lagunya Marcel. Dulu itu setiap pagi, di kala yang lain masih pada tidur (padahal dah jam 7-an pagi), PASTI dia nyetel mp3 Marcel.Gak bosen yah?

7. "Sekali Ini Saja" Glenn Fredly
suka Ki ama ni lagu?heuhue...Kyky, temen kos ku, lagu nya Glenn pasti masuk di daftar playlist mp3 dia.true story?

8. "Relakan Aku" Jikustik
Oyik..Oyik..ternyata waktu kmu n da band nyanyiin lagu ini,lupa lirik toh.Dasar.Kapan nge-band lagi, Le?

9. "Hinakah" Gigi
Iqka, temen smaku. Ka, mas Indra dah ketemu kah?Semoga baik-baik aja ya.

10. "Berai" Sheila on 7
Kiky, temen smaku.Anakmu mirip sapa Ki?

11. OST K-drama Winter Sonata
Ulin yang mati-matian nyari mp3 wonter sonata di rental-an.akhirnya...

12. "Open Your Heart" Westlife
Hu..hu..hu.."baby..open your heart..won't you give me a second chance..and i'll be here forever...".Yani klo nyanyi ini jangan kejepit lagi ya...

13. "Welcome to My Paradise" Steven and The Coconut Trees
Waktu masih kos,tiap kali denger lagu ini pasti berasal dari kamarnya Yunita.dan cuma dia yang nyetel mp3 nya.Ampe hapal ama liriknya, keseringan diputer seh.

14. "Where'd You Go" Fort Minor
Salah satu jenis musik yang disenengin ma Ongky.Klo pas giliran jaga malem, salah satu lagu yang ada di playlist Ongky.

15. "Amorisa Bagian 2" Sophie
Lagu dari band indie Jogja ini ngingetin aku ama Kemal.Aku dapet lagu-lagu Sophie dari dia.Tengkyuh Mal.Jogiest-nya mana?

16. "Jangan Pergi" The Rain
Senja bangeeet!! Gituuu...soalnya di lirik lagu ini ada namanya..."Senja pun datang kembali..perlahan selimuti..sekilas cahaya mentari yang pergi...".Senja...Senja...Nja, aku juga suka kok ma lagu The Rain tapi yang versi indie-nya.

17. "Bukan Untukmu" Rio Febrian
Mb Shie...masih inget ma lagu ini?

18. "Terbaik Untukmu" Tic Band
hehehe...jadi inget waktu Nugie alias Sinug benerin lirik "Terbaik Untukmu" yang aku tulis.Aku salah nulis lirik awalnya.Gak jelas sih...

19. "Yo Te Amo" Chayanne
Aku jadi suka lagu ini gara-gara Mia.Tiap maen ke kosnya, pas dia muter mp3-nya.Mia bangeeettt....

20. "Swear It Again" Westlife
Nila,temen SD-ku,yang ngenalin ama boyband Westlife.Dulu mana tau klo ada boyband.

Sebenernya masih banyak lagi lagu-lagu yang mengingatkan aku pada teman-temanku dan semuanya.Tapi gak mungkin dunk ditulis semua.Tunggu aja kelanjutannya.

To be continued...

Gado-gado

Gado-gado. Siapa seh yang gak tau gado-gado? Makanan khas Jakarta yang populer seantero negeri Indonesia (apa iya?). Enak gitu lho. Tapi klo Jakarta sendiri yang jadi "gado-gado", apa masih enak dimakan juga? Mungkin bakalan berasa pahit.

Gimana gak pahit? Jakarta mungkin menjadi salah satu kota yang patut untuk dikasihani. Ya kotanya sendiri, maupun masyarakat yang tinggal di dalamnya. Emang di Jakarta serba ada. Komplit dah. Apa sih yang gak ada di Jakarta?Dari pasar tradisional yang becek ampe "pasar tradisional" yang gak becek alias hipermarket. Dari Tanah Abang ampe butik-butik terkenal.Semua ada.

Seharusnya orang-orang yang tinggal di Jakarta memakai masker asap. Setiap kali saya melewati jalan tol dalam kota, wow...di kejauhan banyak kabut (?) atau asap yang terjebak di atas.Saya pikir seperti di Kalimantan dan Sumatera aja yang banyak asap karena kebakaran hutan.Saya pikir tinggal di Jakarta sulit, tinggal dengan rumah yang biasa saja (satu lantai atau dua lantai) atau di gedung apartemen pencakar langit. Sama-sama kena polusi.

Penduduk Jakarta pasti rajin-rajin semua.Jelaslah rajin, gemana gak? Jarak yang sebenernya bisa ditempuh hanya dengan 30 menit, jadi 1-2 jam.Wadaw...Macet dimana-mana.Hanya setahun sekali Jakarta itu gak macet.Ketika Lebaran tiba, waktunya para pendatang dan perantau untuk mudik.Saya pengen liat seperti apa sih ketika ditinggalkan (sementara) oleh mereka.Wiii..jangan-jangan bisa jadi sirkuit Sentul kedua.Bisa buat kebut-kebutan.^^

Jumat sore (3/11) saya nonton berita di MetroTv bahwa pemerintah daerah DKI Jakarta akan melebarkan jalan Thamrin dengan mengorbankan taman kota. Pohon-pohon yang sudah berusia 20 tahun-an akan dipindahkan. "Apa?! Halooo pemerintah Jakarta?!!". Emangnya bisa menyelesaikan masalah kemacetan Jakarta? Pemda yang aneh.Pasti Jakarta akan bertambah panas.Mau seluruh jalan raya Jakarta dilebarkan atau seluruh kota Jakarta jadi jalan raya semua, pasti bakalan macet terus, klo jumlah kendaraan tidak dibatasi.Dan jumlah kendaraan pribadi akan terus bertambah selama kendaraan angkutan umum tidak ada peningkatan kuantitas dan kualitas.Saya baca di koran klo bakalan ada MRT alias angkutan umum masal kerjasama dengan pemerintah Jepang.Trus klo beneran jadi,para supir bis dan angkutan kota nganggur dunk.Gak ngerti deh.

IIuuuhhh...knapa ya para kaum urban bisa tertarik dengan kota yang bernama Jakarta.Saya gak tertarik sedikitpun untuk tinggal dan menetap.Jakarta ada di urutan ke sekian dari kota yang ingin saya tinggali dan menetap.Mau semuanya serba ada di Jakarta,tetep aja..terimakasih.

Buat the next GUbernur Jakarta, selamat yee..ngurusin kota "gado-gado".Harus tetep semangat!! Yang tegas pak.^^

18 October, 2006

Are you ready for it?

Memasuki bulan Ramadhan jelas setiap malam KUDU bin WAJIB bin HARUS shalat taraweh. Memang sih hukumnya tidak wajib tapi saya malu kalau tidak berangkat ke masjid untuk shalat taraweh berjamaah. Selain itu, saya merasa masih belum mampu untuk shalat taraweh sendirian.
Kalau ingat taraweh, jadi ingat beberapa Ramadhan yang lampau sandal saya hilang. Dan yang membuat lebih tragis lagi, pulangnya saya ditinggal oleh bapak. Saya sudah berusaha melambai-lambaikan tangan, hasilnya nihil. Bapak tidak lihat lambaian tangan saya. Karena keadaan waktu itu antara ada dan tiada,remang-remang. Mungkin saya seharusnya memakai flare gun.Alhasil saya pulang on foot alias nyeker. Mana sebelumnya hujan, jalan yang saya lalui...insya allah...becek.
Malam taraweh pertama, masjid full oleh jamaah. Saya masih dapat tempat di VIP class. Maklum, hari pertama, datangnya awal waktu. Hari kedua, Economi class, telat. Sebetulnya VIP class dan Economi class tidak berbeda jauh, sama-sama memakai AC. VIP class memakai Air Conditioner, dan Economi class memakai Angin Cepoi-cepoi. Assoooyyyy....
Pertengahan bulan ramadhan, mulai terlihat jamaah menyusut jumlahnya. Kalau jamaah perempuan jumlahnya menyusut, wajar. Tapi kalau jamaah laki-laki jumlahnya menyusut, memangnya mereka didatangi tamu bulanan? Aneh. Wallahu alam.
Hari-hari terakhir ini, jumlah jamaah perempuan kembali normal. Penuh banget. Di dalam 3 shaf penuh. Pertengahan bulan cuma terisi 2,5 shaf. Tapi 3 shaf ini kadang jaraknya kurang rapat. Kan sebaiknya shaf shalat rapat dan lurus. Ternyata saya perhatikan, mereka (jamaah perempuan yang sebagian besar ibu-ibu) memakai sajadah dengan ukuran jumbo. Jadi, dua sajadah ukuran jumbo bisa dipakai 3 sajadah ukuran standar. Buat para jamaah shalat sekalian, tolong pakailah sajadah ukuran standar atau yang biasa saja. Atau kalau perlu tidak perlu memakai sajadah (masjid kan tempat suci dari najis).
3-4 hari terakhir menjelang hari raya Idul Fitri, bisa dipastikan jamaah shalat taraweh menyusut lagi. Arus mudik dimulai. Happy holiday!!
SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1427HSetiap orang di dunia pasti "MUDIK", tapi hanya waktu dan bekalnya yang berbeda. r we ready for it?

Mianhada

Sudah 2 sore terakhir ini saya selalu menyambangi kolam ikan di belakang rumah. Saya merasa bersalah setiap kali melihat kolam ikan. Sekedar melihat, mencari, dan menyelamatkan yang perlu diselamatkan.3 hari yang lalu saya dan ibu saya menengok keadaan 3 ekor ikan mas yang baru dibeli dan menguras kolam. Sehat dan tidak terlihat lagi tanda-tanda jet lag.^^' Tiba-tiba..apa itu? seperti kecebong. Ternyata anak-anak ikan mujaer (atau gurame?). Wew...mereka dikejar-kejar ikan dewasa lainnya. Harus diselamatkan. Akhirnya saya turun ke kolam dan mulai berburu anak ikan dengan bekas saringan santan, kemudian diselamatkan di rumah sementara, ember plastik. Fiuuhh...selesai juga. Auchh...punggungku sakit. Seperti sudah nenek-nenek saja saya ini. Setelah sedikit eyel-eyelan dengan ibu saya tentang dimana lokasi ember plastik akan ditaruh. Ember plastik berisi anak-anak ikan tetap ditaruh di dalam kolam sesuai instruksi ibu saya. Setelah selesai menguras kolam, diisi kembali dengan mengalirkan air dari kran. Done.

Ibu saya mulai memasak untuk buka puasa. Kran dibiarkan terbuka. Ibu saya pergi ke arah kolam ikan.

"Ta...anak-anak ikannya gak ada semua di ember plastik. Kebanyakan airnya. Anak-anak ikannya dimakan ama ikan yang gede."

Apa?!! Sia-sia sudah yang dikerjakan. Anak-anak ikan semuanya tidak ada. Habis dimakan. Maksud hati ingin menyelamatkan supaya tidak diekjar-kejar dan dimakan ikan yang besar. Ini malahan...Maaf ya ibu ikan. Anak-anakmu mati tidak ada semua. Ikan yang besar pasti serasa diberi makan, karena semua anak-anak ikan berada dalam satu tempat.Hiks...Don't put eggs in the one basket.

Maaf ya ibu ikan.

10 September, 2006

Panik

Hari ini setelah mengantar yani ke pool bis RI, saya, bapak n ibuk pergi ke pasar lalu ke MM (Mayofield Mall d.h Cilegon Super Mall). Lalu pulanglah kami. Ketika saya memasukkan hp ke dalam tas, saya merasa ada yang kurang di dalam tas. DOMPET!!! Dompet saya lenyap dari tempat seharusnya, dalam tas. wadaaawww...PANIK..deg-degan. Di dompet kan ada SIM, KTP, ATM..alamat urusannya banyak dan panjang neh. Digeledahlah seluruh pojokan mobil, tas saya, tas ibuk. Siapa tau gitu saya lupa kalau saya menitipkan ke ibuk. Tidak ada juga. Dahi sampai berkerut-kerut mengingat dimana jatuhnya. Tapi blank. Seperti sudah terhapus memorinya. Andai ada fasilitas search seperti di komputer. Aduh jatuh dimana ya?! Dan itu saya baru menyadari ketika sudah sampai di merak, dan itu jaraknya 15 km dari mall. Makin panik.

Akhirnya dicari lagi ke seantero pojok mobil. Fiuuhhh...KETEMU!!!!! Alhamdulilah. Ternyata di jatuh di samping jok mobil. Hehehe...legaaa bangeeettt rasanya. Sepertinya jatuh sewaktu saya mengambil hp dari dalam tas. Kan sayang dompetnya gitu. Mana dapet dikasih pula. Yes..gak jadi hilang. Hhhh..lega.

Lesson of the day: Cek dua kali.

SEMANGAT!!!

Murka Tuhan

Sabtu, 09 September 2006
Saya, Yani, Bapak ma Ibuk menghadiri acara resepsi pernikahan Tante Nunik di Jakarta. Puegel tenan.(pake sendal cewek berhak 2 senti...wedew...bukan tita banget). Dan asli kepanasan. (Jakarta panas banget bo...gak di dalem ruangan, kecuali ruangan ber-Angin Cepoi-cepoi, gak di luar ruangan...) mungkin bisa ampe kering kali...jadi kriuk...kriuk.... selesai acara, kami kembali ke rumah mbah Bowo (yang punya hajat...bokapnye Tante Nunik...), packing. Sore hari kami pamit untuk pulang. Sampai di rumah malam, sekalian beli makan, soalnya dah pasti di rumah gak ada makanan. Belilah nasi padang.

Rumah.
Malam hari 9.karena dari jakarta belon makan (udah sih sebenernya.tp pas di resepsi cuma ambil dikit...masa' iya banyak"..jaim dunk.^^), saya makan itu satu bungkus nasi padang yang porsi nasinya porsi nasi kuli bangunan alias BUANYAAKK kali. dan...itu nasi saya habiskan!! (buat anak" kos CH...mereka pasti bilang..."udah biasa.."^^)...beberapa menit setelah makan...wadaaaawwww...sakiiitttttttttttt perutku. hiks...Tuhan murka pada saya. Makan berlebihan. Kapoookkk...Ampuunn.Besok" gak lagi.

Memang benar ya...segala sesuatu yang berlebihan itu tidak baik. Saya pernah dengar "Makanlah secukupnya. Sepertiga makanan, sepertiga air, sepertiga udara.". Kemarin malam mungkin isi perut saya setengah makanan, setengah air...gak ada udaranya...jadiiii...wadaaawww...

Lesson of the day: berhentilah makan sebelum kenyang. segala sesuatu yang berlebihan itu tidak baik.

SEMANGAT!!!!